Menjelang masuknya bulan Ramadhan, suasana di Ruang Makan Gedung Ahlul Halli Wal ‘Aqdi tampak sibuk. Pada malam Jum’at, 25 Sya’ban 1447 H / 12 Februari 2026 M, para santri putra dan putri ma’had kelas 3 sampai 10 yang berdomisili di pusat dan sekitarnya berkumpul untuk mematangkan persiapan Kegiatan Pesantren Ramadhan Anak-Anak di YPD AKUIS Pusat Tahun 1447 H.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari musyawarah perdana yang diadakan pada Senin malam sebelumnya. Di bawah arahan Ilham Grenadi sebagai Ketua Pelaksana, musyawarah kali ini fokus pada pembagian tugas dan penyusunan jadwal agar kegiatan untuk adik-adik kecil nanti bisa berjalan maksimal.
Bukan Sekadar Panitia, Tapi Juga Pendidik
Selain mengelola kegiatan, para santri ini dipercaya menjadi guru dan pembimbing langsung bagi anak-anak usia 5 hingga 12 tahun. Bagi para santri, ini adalah kesempatan emas untuk mempraktikkan ilmu yang mereka pelajari di ma’had selama ini.
Menghadapi anak-anak tentu punya tantangan tersendiri. Di sinilah kesabaran, kreativitas, dan cara berkomunikasi para santri diuji. Menjadi pembimbing bagi anak usia dini menuntut mereka untuk bisa bersikap lembut namun tetap disiplin, sebuah pengalaman berharga yang belum tentu didapatkan di kelas.
Pematangan Program dan Jadwal
Dalam musyawarah tersebut, peserta musyawarah berhasil menyusun beberapa poin penting untuk kelancaran kegiatan nanti:
- Pembagian Tugas: Setiap santri sudah mendapatkan peran spesifik agar pengawasan dan pengajaran kepada anak-anak bisa terorganisir dengan baik.
- Penyusunan Jadwal: Kegiatan harian dibuat sedemikian rupa agar materi bisa disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan tidak membosankan bagi anak-anak.
Catatan Tanggal Penting
Berdasarkan hasil kesepakatan, berikut adalah jadwal utama kegiatan Peantren Ramadhan Anak-Anak di pusat:
- Pembukaan: Kamis malam Jum’at, 20 Februari 2026 (Malam ke-3 Ramadhan).
- Penutupan: Malam Senin, 16 Maret 2026 (Malam ke-27 Ramadhan).
Persiapan yang matang ini diharapkan membawa dampak positif bagi semua pihak. Anak-anak bisa belajar dengan ceria, dan para santri pun bisa mendapatkan pengalaman sebagai pendidik. Semoga segala niat baik dan persiapan ini diberikan kelancaran serta keberkahan oleh Allah SWT hingga hari penutupan nanti.
Aulia Bilqisthi










