Kegiatan Pesantren Ramadhan Anak-Anak (PPRA) Tahun 1447 H yang diselenggarakan oleh Kelompok Kajian Desa Sungai Medak binaan Yayasan Pendidikan dan Dakwah (YPD) AKUIS Pusat resmi ditutup pada Kamis, 12 Maret 2026 M atau bertepatan dengan 23 Ramadhan 1447 H. Acara penutupan yang berlangsung di Masjid El-Muhajir, Lorong Jeruk, Sungai Medak, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin ini berlangsung meriah mulai pukul 16.00 hingga 17.00 WIB.
Kegiatan yang telah berlangsung sejak 6 Ramadhan lalu ini diikuti oleh 55 orang anak-anak usia 5 hingga 15 tahun dari lingkungan jama’ah dan sekitarnya. Hadir dalam acara penutupan tersebut 4 orang guru/pembimbing dari santri Ma’had ‘Aqu-Lu eL-Muqoffa Al-Isalmiy serta 2 orang pengurus setempat.
Rangkaian Acara Penuh Makna
Acara penutupan dipandu oleh Muhammad Daffa Ash-Shiddiq yang membuka kegiatan dengan menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas terselesaikannya rangkaian kegiatan PPRA dengan lancar. Dalam pembukaannya, ia juga menyampaikan terima kasih yang tulus kepada para orang tua murid dan pengurus setempat yang telah meluangkan waktu untuk hadir.
Ketua Pelaksana Faqih Abdullah dalam sambutannya menyampaikan pesan menyentuh kepada seluruh santri. “Semoga apa yang kami ajarkan kepada adik-adik sekalian menjadi ilmu yang bermanfaat,” ujarnya di hadapan para peserta dan undangan yang hadir.
Momen Puncak: Pembagian Hadiah Meriah
Berbeda dengan pesantren ramadhan pada umumnya, PPRA di Kelompok Kajian Desa Sungai Medak ini tidak mengadakan perlombaan. Meski demikian, panitia tetap menyiapkan hadiah untuk seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka selama mengikuti kegiatan.
Suasana haru dan gembira mewarnai momen pembagian hadiah. Setiap santri mendapatkan hadiah sebagai tanda partisipasi, ditambah dengan hadiah spesial bagi mereka yang dinilai rajin mengikuti kegiatan selama dua pekan terakhir.
Antusiasme peserta terpancar jelas saat nama mereka dipanggil satu per satu untuk menerima hadiah. Senyum sumringah menghiasi wajah para peserta, bahkan senyuman itu tak kunjung usai meskipun mereka telah kembali ke tempat duduk masing-masing. Tak sedikit dari mereka yang saling menunjukkan hadiah yang diperoleh kepada teman di sebelahnya dengan wajah penuh kebahagiaan.
Kesan dan Harapan Para Pembimbing
Bagus Rahmat Hidayatullah, salah seorang pembimbing dari santri Ma’had ‘Aqu-Lu eL-Muqoffa Al-Islamiy, menyampaikan kesan dan pesannya di akhir acara. “Semoga apa yang telah diajarkan kepada adik-adik semua menjadi ilmu yang bermanfaat dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya dengan penuh harap.
Kegiatan penutupan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh panitia, pengurus, dan para santri, dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama di Masjid El-Muhajir. Momen kebersamaan ini menjadi penutup manis rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan Anak-Anak Tahun 1447 H di Sekayu.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan selama bulan Ramadhan dapat terus melekat dan diamalkan oleh para peserta dalam keseharian mereka, sehingga terwujud generasi penerus yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
Hafidzah

















