Masjid eL-Muqoffa pada Malam Senin, 20 Ramadhan 1447 H/8 Maret 2026 M di Yayasan Pendidikan dan Dakwah (YPD) AKUIS Cabang Kota Palembang menggelar acara penutupan Pesantren Ramadhan Anak-Anak yang berlangsung setelah shalat Tarawih berjamaah hingga pukul 21.30 WIB.
Acara yang dihadiri oleh para peserta, orang tua, tim pengajar, serta jajaran pengurus yayasan ini menjadi momentum refleksi atas keberhasilan pembinaan generasi muda Islam selama bulan Ramadhan.
23 Peserta Telah Dibina Selama Bulan Ramadhan
Ketua Pelaksana, Nuansa Rizki, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kesuksesan kegiatan ini.
“Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah memberikan kelancaran. Terima kasih yang tak terhingga kepada bapak-bapak dan ibu-ibu pengurus, yang telah menjadi pilar utama kesuksesan Pesantren Ramadhan tahun ini,” ujarnya.
Pesantren Ramadhan yang dilaksanakan setiap sore hari, mulai pukul 16.00 WIB (ba’da Ashar) hingga menjelang berbuka puasa, telah membina 23 peserta dari kalangan anak-anak jama’ah sekitar. Dengan rincian usia sebagai berikut:
- 4 santri berusia 5 – 7 tahun
- 8 santri berusia 8 – 10 tahun
- 7 santri berusia 9 – 12 tahun
Agar pembelajaran lebih efektif, para santri dibagi ke dalam 6 kelompok belajar yang disesuaikan dengan tingkat usia dan kemampuan masing-masing.
Kolaborasi Santri Ma’had dan Pemuda Cabang
Keistimewaan Pesantren Ramadhan tahun ini terletak pada sinergi antara santri pusat dan pemuda cabang. Dari 10 orang tenaga pengajar, terdiri dari:
- 7 orang santri Ma’had ‘Aqu-lu El-Muqoffa Al-Islamiy
- 3 orang pemuda Yayasan AKUIS Cabang Kota Palembang
Mereka yang terlibat sebagai pengajar adalah Muhammad Al Fajar, Nadhifa Salsabila, Nazwa Hairunisa, Arroosid, Asy-Syfa Raditha Putri, M. Naufal Rasyid, M. Khalid Saifullah, Naura Athifah, M. Zam-Zam Al-Fajar, dan M. Azzami Al-Kayro.
Kolaborasi ini membuktikan bahwa dakwah dan pendidikan dapat berjalan beriringan melalui keterlibatan seluruh elemen generasi muda Islam.
Materi Pembelajaran yang Komprehensif
Selama mengikuti pesantren, para santri dibekali dengan berbagai materi keislaman dasar, meliputi:
- Praktik shalat – Mengajarkan anak mendirikan shalat dengan benar
- Mengenal dan menghafal malaikat Allah – Menanamkan keyakinan pada rukun iman
- Sifat 20 Allah – Mengenal keagungan Allah melalui sifat-sifat-Nya
- Membaca dan menulis Al-Qur’an – Membangun kecintaan pada Kitabullah
- Nama-nama rasul Allah – Meneladani kisah para rasul
- Games dan menggambar – Metode belajar menyenangkan sesuai dunia anak
Pendekatan pembelajaran yang variatif ini membuat anak-anak antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir Ramadhan.
Amanah Generasi dalam QS. An-Nisa: 9
Puncak acara ditandai dengan sambutan sekaligus penutupan resmi oleh Ketua YPD AKUIS Cabang Kota Palembang, Ustadz Sarwo Edi. Dalam taushiyahnya, beliau mengutip firman Allah dalam QS. An-Nisa ayat 9, “Ini adalah amanah yang jelas dari Allah kepada kita, yaitu amanah generasi. Kita adalah khalifah di muka bumi ini. Tugas kita tidak hanya melihat generasi yang akan datang, tetapi juga memastikan tidak ada satu pun generasi kita yang tertinggal. Pesantren Ramadhan ini adalah salah satu ikhtiar kita untuk memenuhi amanah tersebut,” tegas Ustadz Sarwo Edi.
Beliau juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pengajar, santri, serta seluruh jama’ah yang telah membersamai perjuangan ini. “Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua dan menjadikan kegiatan ini sebagai investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir.”
Tiga Pesan untuk Generasi Muda
Pengawas YPD AKUIS, Ustadz Sutarja, memberikan kesan dan pesan yang menggugah semangat para santri:
- “Jadikan dunia lebih indah” – Dengan ilmu dan akhlak yang telah dipelajari, jadilah pribadi yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.
- “Jadikan generasi jadi lebih baik” – Setiap generasi harus mampu melampaui kualitas generasi sebelumnya.
- “Tetap semangat dalam menuntut ilmu” – Proses belajar tidak berhenti di pesantren, tetapi berlangsung seumur hidup.
Sementara itu, Pembimbing YPD AKUIS Cabang Kota Palembang, Ustadz Cipto Sudarmo, memberikan taushiyah khusus kepada para pengajar:
“Tingkatkan terus performa dalam menyampaikan dasar-dasar ilmu Islam kepada anak-anak. Sampaikan dengan lebih detail, lebih menarik, dan lebih mudah dipahami. Merekalah generasi penerus perjuangan Islam yang membutuhkan fondasi kuat sejak dini.”
Momen Haru Penyerahan Cinderamata
Acara semakin mengharukan dengan penyerahan cinderamata berupa pin kegiatan Pesantren Ramadhan Anak-Anak kepada seluruh peserta. Wajah-wajah ceria dan senyum bahagia terpancar dari anak-anak saat menerima kenang-kenangan tersebut. Pin itu bukan sekadar benda, melainkan simbol bahwa mereka telah menjadi bagian dari generasi yang berikhtiar mencintai Islam sejak dini.
Penutup: Kembali dengan Ilmu, Pulang dengan Cinta
Muhammad Al Fajar, yang bertindak sebagai MC sekaligus salah satu pengajar, menutup acara dengan untaian harapan dan permohonan maaf.
“Kami selaku panitia memohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kekurangan dan kelalaian. Semua ini semata-mata karena keterbatasan kami sebagai manusia. Semoga Allah menyempurnakan niat baik kita dan menjadikan kegiatan ini sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.”
Pesantren Ramadhan Anak-Anak YPD AKUIS Cabang Kota Palembang tahun 1447 H telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi, kesungguhan, dan keikhlasan, generasi muda Islam dapat dibina dengan baik. Semoga tahun depan hadir lebih banyak lagi pemuda-pemuda tangguh yang siap menimba ilmu Islam, dan semakin banyak hati yang tergerak untuk membersamai mereka dalam perjalanan menuju generasi Qurani.
Naura Athifah
















