Dalam suasana penuh kehangatan pasca Idul Fitri, Yayasan Pendidikan dan Dakwah AKUIS (YPD AKUIS) menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal pada Ahad, 29 Maret 2026M/10 Syawal 1447 H. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan berjama’ah di YPD AKUIS sekaligus menandai dimulainya kembali kegiatan tadabbur Al-Quran setelah libur Idul Fitri.
Acara dihadiri oleh jajaran pengurus pusat dan pengurus cabang, serta diikuti oleh para jama’ah, baik yang berdomisili di lingkungan sekitar maupun yang datang jauh dari berbagai daerah. Selain itu, kehadiran para santri beserta anak-anak dari jama’ah yang turut serta dalam kegiatan tersebut menambah kehatangan acara.
Pembukaan
Acara dibuka oleh Ustadz Fikri Akbar (Wakil Sekretaris YPD AKUIS Pusat) dengan bacaan hamdallah dan shalawat. Dalam pembukaannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jama’ah dengan ungkapan marhaban dan ahlan wa sahlan.
Beliau menjelaskan bahwa kata ahlan berarti keluarga dan sahlan berarti kemudahan, sehingga maknanya adalah siapa pun yang hadir dianggap sebagai keluarga dan dido’akan agar dimudahkan segala urusannya.
Sementara itu, kata marhaban mengandung makna ajakan untuk bersama-sama menjalani amanah dan perjalanan ke depan dengan pertolongan Allah.
Pada kesempatan ini juga disampaikan bahwa setelah libur Idul Fitri, kegiatan tadabbur Al-Quran yang sebelumnya diliburkan kini kembali dimulai sebagaimana biasanya di lingkungan yayasan.
Sambutan Pengurus
Sambutan dari pengurus disampaikan oleh Ketua YPD AKUIS Pusat, Ustadz Edi Priadi. Dalam sambutannya beliau mengajak seluruh jama’ah untuk bersyukur kepada Allah atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat kembali berkumpul dalam majelis ilmu.
Beliau juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan kegiatan Muzakarah AHWA ke-9 di Bulan Dzulhijjah mendatang dengan menghadirkan para ulama dari luar kota dan luar negeri. Jama’ah diharapkan dapat mendukung kegiatan tersebut baik melalui tenaga maupun melalui infaq.
Selain itu disampaikan pula informasi mengenai kelanjutan pembangunan masjid lantai dua di YPD AKUIS Cabang Kab. Empat Lawang yang akan dilaksanakan pasca Ramadhan ini dan membutuhkan dukungan penuh dari jama’ah. Ustadz Edi Priadi juga menyampaikan wacana penyediaan lahan pemakaman jama’ah di daerah Benteng, mengingat lokasi pemakaman sebelumnya sudah hampir penuh.
Sambutan Pengurus Cabang Kota Palembang
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ustadz Sarwo Edi selaku Ketua YPD AKUIS Cabang Palembang sekaligus perwakilan pengurus cabang. Beliau menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya ukhuwah antara jama’ah pusat dan jama’ah cabang.
Beliau mengingatkan pentingnya dakwah dan majelis ilmu yang berlandaskan Al-Quran, sebagaimana firman Allah dalam QS. Ali ‘Imran: 104:
وَلْتَكُنْ مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada al-khair (kemurnian Islam), menyuruh dengan yang ma’ruf dan mencegah/mengantisipasi dari yang munkar. Mereka itulah orang-orang yang menang.”
Sambutan Perwakilan Jama’ah
Sambutan dari perwakilan jama’ah disampaikan oleh Bapak Fauzi Hendra. Dalam sambutannya beliau mengajak seluruh jama’ah untuk memakmurkan masjid dengan memulai hari melalui sholat Subuh berjama’ah, kemudian dilanjutkan dengan kajian dan tadabbur Al-Quran sebagaimana firman Allah dalam QS. Fussilat: 33:
وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّن دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, beramal saleh, dan berkata: Sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim.”
Beliau juga mengingatkan bahwa dengan terus mentadabburi Al-Quran, seseorang akan memperoleh petunjuk sehingga mampu membedakan antara yang benar dan yang salah.
Tausiyah
Tausiyah disampaikan oleh Ketua Pembina YPD AKUIS, Ustadz Arbani dengan tema pentingnya bersegera menuju ampunan Allah dan menjaga ketaqwaan.
Sebagaimana firman Allah dalam QS. Ali ‘Imran: 133:
وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Robbmu dan kepada jannah yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.”
Beliau menjelaskan bahwa sebelum mencapai derajat taqwa, seseorang terlebih dahulu harus memperoleh ampunan dari Allah. Oleh karena itu seorang muslim dianjurkan untuk segera mendekatkan diri kepada Allah melalui amal kebaikan.
Salah satu cara menjaga ketaqwaan adalah dengan senantiasa mengikuti kegiatan tadabbur Al-Quran.
Allah juga berfirman QS. Al-Anfal: 29:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن تَتَّقُوا اللَّهَ يَجْعَل لَّكُمْ فُرْقَانًا وَيُكَفِّرْ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ
“Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu Furqan (pembeda antara yang benar dan yang salah), menghapus kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni dosa-dosamu.”
Selain itu beliau juga mengingatkan pentingnya berinfaq baik dalam keadaan lapang maupun sempit serta menjaga silaturahmi antar sesama muslim sebagaimana firman Allah QS. Al-Hujurat: 10:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.”
Dengan menjaga ukhuwah dan memperbanyak amal kebaikan, diharapkan jama’ah dapat meraih ampunan Allah dan menjadi bagian dari orang-orang yang bertaqwa.
Penutup
Acara kemudian ditutup oleh Ustadz Fikri Akbar dengan hamdallah dan harapan agar seluruh pesan yang telah disampaikan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Halal Bihalal ini diakhiri dengan suasana kebersamaan yang hangat melalui hidangan cemilan yang disiapkan oleh para ibu-ibu jama’ah.
Semoga kegiatan ini semakin mempererat ukhuwah Islamiyah dalam Al-Jama’ah dan menumbuhkan semangat dalam menuntut ilmu serta mengamalkan tuntunan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
Ghaliz Syida Hamammah

















