Keceriaan menyelimuti Masjid Al Mauidzoh Kelompok Kajian binaan YPD AKUIS Cabang Prabumulih di Desa Marga Mulya, Dusun 3, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim. Tepat pada hari Senin 23 Februari 2026 / 6 Ramadhan 1447 H, Yayasan Pendidikan dan Dakwah AKUIS secara resmi membuka kegiatan Pesantren Ramadhan Anak-Anak Tahun 1447 H. Pembukaan kegiatan ini merupakan implementasi dari KEPUTUSAN PENGURUS YAYASAN No. 035/YPDA-KP/Pn.03/B.K/08.47 tentang pengkondisian khusus di lingkungan komplek pusat yayasan selama Bulan Ramadhan dan Syawal.
Kegiatan yang akan berlangsung selama 20 hari ke depan, sejak tanggal 6 hingga 25 Ramadhan, ini diikuti oleh 32 anak usia 5 hingga 12 tahun dari kalangan jama’ah setempat. Acara pembukaan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut dihadiri oleh para panitia pelaksana yang berasal dari santri Ma’had ‘Aqu-lu el-Muqoffa al-Islamiy, para pengurus setempat, para peserta yang sangat antusias mengikuti kegiatan ini.
Semangat Kolaborasi dan Kerja Sama
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana, Muhammad Khoiril Ihsan, salah satu santri Ma’had menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh peserta dan para pengajar. Beliau menekankan pentingnya menjaga semangat belajar dan mengedepankan kerja sama tim di antara para guru.
“Kepada adik-adik sekalian, tetaplah semangat dalam menuntut ilmu. Kepada para guru dan panitia, mari kita utamakan kerja sama dan kebersamaan. Keberhasilan kegiatan ini bukan hanya karena individu, tetapi karena kekompakan kita semua dalam membimbing generasi penerus,” ujar Muhammad Khoiril Ihsan di hadapan puluhan pasang mata yang penuh perhatian.
Harapan Besar untuk Generasi Muda
Puncak acara pembukaan ditandai dengan sambutan sekaligus peresmian kegiatan oleh pengurus setempat, Ustadz Arpendi. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan nasihat yang menyentuh hati para hadirin, terutama kepada para orang tua dan anak-anak.
“Harapan saya untuk generasi kita, teruslah sungguh-sungguh dalam belajar. Ilmu adalah pegangan hidup yang paling berharga. Oleh karena itu, jadilah kalian orang-orang yang berilmu. Tuntutlah ilmu sebanyak-banyaknya, terutama ilmu Islam. Karena dengan ilmu, kalian akan menjadi generasi yang memiliki prinsip dan tujuan hidup yang jelas, baik di dunia maupun di akhirat,” tutur Ustadz Arpendi dalam sambutannya.
Suasana semakin hangat ketika acara dilanjutkan dengan perkenalan para peserta. Satu per satu anak-anak dipanggil ke depan untuk memperkenalkan diri di hadapan seluruh hadirin, sebuah langkah awal untuk membangun kepercayaan diri mereka sejak dini.
Materi Pengokohan Fondasi
Pesantren Ramadhan di Masjid Al Mauidzoh ini tidak hanya sekadar kegiatan mengaji biasa. Selama 20 hari, setiap sore mulai pukul 16.00 hingga 17.30 WIB, para peserta akan dibekali dengan materi yang komprehensif untuk membangun fondasi keislaman yang kuat. Materi yang diajarkan meliputi:
- Hapalan Al-Quran
- Do’a Sehari-hari
- Praktik Sholat
- Mengenal Sifat-sifat Allah
- Mengenal Nama-nama Malaikat dan Tugasnya
- Mengenal Para Sahabat Rasul
- Kisah-kisah Para Rasul Terdahulu
- Bahasa Arab dan Inggris
- Dan lain-lain
Kegiatan ini tidak akan berjalan lancar tanpa peran serta para pengajar muda yang berdedikasi. Mereka adalah Nurul Al Paril, Muhammad Fahri Nur Romadhon, Muhammad Haunan Al Qisthi, Nur Fadila, Siti Khoiriyah, Umi Lailatul Hasanah, Arsinta Lidiana Sari, Annisa Rahma, Khoirun Nisa, dan Bima Gafara.
Dengan dimulainya kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda Marga Mulya yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual, siap mengemban amanah sebagai pemimpin masa depan yang bertakwa dan berakhlak mulia.
Nur Fadila
















