Menyambut bulan Ramadhan 1447 Hijriah, suasana penuh semangat terlihat di Masjid El-Muhajir yang terletak di Lorong Jeruk, Sungai Medak, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Pada Ahad sore, 22 Februari 2026 M atau bertepatan dengan 6 Ramadhan 1447 H, Kelompok Kajian Desa Sungai Medak binaan Yayasan Pendidikan dan Dakwah (YPD) AKUIS Pusat resmi membuka kegiatan Pesantren Ramadhan Anak-Anak Tahun 1447 H.
Acara pembukaan yang berlangsung pukul 16.30 WIB ini menjadi momentum kebersamaan antara pengurus kelompok kajian desa Sungai medak, para santri pembimbing, jamaah setempat, dan yang paling utama adalah 55 orang peserta anak-anak usia 5 hingga 15 tahun dari lingkungan jamaah dan sekitarnya.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Pengurus Yayasan Nomor 035/YPDA-KP/Pn.03/B.K/08.47 tentang Pengkondisian Khusus di Lingkungan Komplek Pusat Yayasan Pendidikan dan Dakwah Akuis pada Bulan Ramadhan dan Bulan Syawal Tahun 1447 H. Adapun penanggung jawab kegiatan ini adalah Urusan Kepemudaan YPD AKUIS Pusat, dengan ketua pelaksana Faqih Abdullah, seorang santri Ma’had ‘Aqu-Lu eL-Muqoffa Al-Islamiy kelas 4.
Pembukaan Penuh Semangat
Pembukaan acara dipandu oleh Muhammad Daffa Ash-Shidiq yang mengawali dengan menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas kesempatan bertemu kembali dengan bulan yang mulia. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh pengurus setempat, Ustadz Nazar Syamsi.
Dalam sambutannya, Ustadz Nazar Syamsi mengajak seluruh pihak untuk memanfaatkan momentum Ramadhan dengan sebaik-baiknya. “Hendaknya kita menjadi lebih giat dan semangat ketika ada suatu kesempatan dalam hal apapun, seperti contohnya pada bulan Ramadhan ini yang hanya datang satu tahun sekali. Maka dari itu, giat dan semangatlah kita dalam menjalaninya, terutama dalam hal belajar di Pesantren Ramadhan Anak-Anak ini,” ujarnya di hadapan para hadirin.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Faqih Abdullah dalam sambutannya menyampaikan visi dari kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya membina dan mendidik anak-anak agar tidak terbawa arus pergaulan luar yang negatif. Menariknya, ini merupakan pengalaman perdana bagi Faqih sebagai ketua pelaksana dalam kegiatan mulia ini.
Kepanitiaan kegiatan ini seluruhnya digawangi oleh para santri Ma’had ‘Aqu-Lu eL-Muqoffa Al-Islamiy. Mereka adalah Syahril Dwi Prianto (Tingkat Masa Bakti), Faqih Abdullah dan Bagus Rahmat Hidayatullah (kelas 4), Muhammad Daffa Ashidiq (kelas 4), serta Hafidzah (kelas 1) yang bertindak sebagai guru/pembimbing.
Antusiasme Peserta Meningkat Drastis
Menarik untuk dicatat, antusiasme anak-anak terhadap kegiatan ini sudah terlihat bahkan sebelum panitia tiba di lokasi. Para peserta telah menunggu dengan semangat tinggi di Masjid El-Muhajir, menyambut dimulainya Pesantren Ramadhan.
Hal ini dibenarkan oleh Annisa Nur Hasani, salah seorang santri putri Ma’had ‘Aqu-Lu eL-Muqoffa Al-Islamiy tingkat masa bakti yang berdomisili di lingkungan sekitar dan turut membantu selama kegiatan berlangsung.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini, apalagi kalau dilihat dari para murid-murid yang hadir. Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan. Saat waktu pembukaan, tercatat ada 33 peserta, lalu di hari kedua bertambah menjadi 55 peserta, alhamdulillah,” ungkapnya.
Acara pembukaan ditutup dengan foto bersama oleh seluruh panitia, pengurus, serta para peserta. Dengan semangat yang membara dari para pembimbing muda dan antusiasme tinggi dari anak-anak, Pesantren Ramadhan di Masjid El-Muhajir ini diharapkan dapat mencetak generasi penerus, pelangsung, dan penyempurna yang berakhlak mulia dan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
Syharil Dwi Prianto














