YPD AKUIS PUSAT – Ma’had Al-Islamiy ‘Aqu-Lu eL-Muqoffa di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Dakwah (YPD) AKUIS sukses menggelar perhelatan “Wisuda Santri Angkatan Ke-3 dan Pengukuhan Santri Masa Bakti Angkatan ke-6 Tahun Pelajaran 1447 H”. Acara yang berlangsung pada Sabtu, 22 Dzulqa’dah 1447 H (9 Mei 2026) di Gedung Auditorium YPD AKUIS Pusat ini menjadi bukti nyata komitmen yayasan dalam mencetak kader pemimpin yang ilmiah, diniyah, dan kritis bagi peradaban Islam global.
Visi Kepemimpinan: Menjadi Rahmat bagi Semesta
Mudir Ma’had, Ust. Muhammad Hendi Rakhmansya, dalam sambutannya menekankan bahwa masa belajar 13 tahun adalah perjalanan panjang yang bertujuan membentuk karakter Agent of Change.
“Jadilah contoh teladan bagi masyarakat dengan akhlak yang telah ditanamkan. Kalian adalah pemimpin asli yang ilmiah, diniyah, dan kritis; generasi penerus, pelangsung, dan penyempurna perjuangan Islam sebagai Rahmatan lil ‘Alamin,” tegas beliau.
Senada dengan itu, Pembina YPD AKUIS, Ust. Arbani, mengingatkan pesan Rasulullah SAW tentang kemuliaan bagi pembelajar dan pengajar Al-Qur’an. Beliau berharap masa belajar di ma’had menjadi wasilah bagi Allah untuk mengangkat kepada derajat kemuliaan, dengan syarat ilmu tersebut dijadikan amanah untuk diterapkan dan diajarkan kepada umat manusia.
Wisuda Pengabdian 13 Tahun
Prosesi wisuda diberikan kepada santri kelas 13 yang telah melewati total 13 tahun masa tempaan (6 tahun pendidikan, 4 tahun pembinaan intelektual/zu’ama, dan 3 tahun masa bakti). Mereka yang dinyatakan lulus adalah:
- Muhammad Iqbal Santoso (Prabumulih)
- Renita Lidia Wanis (Marga Mulya)
- Ahmad Febri (Marga Mulia)
Ahmad Febri, mewakili wisudawan, mengenang cita-cita pembina terdahulu, Alm. Ust. Muhammad Bardan Kindarto, untuk mencetak pemimpin yang mampu membuahkan karya sebagai solusi bagi problematika manusia. Ia menegaskan kesiapan generasi penerus untuk menyempurnakan perjalanan Islam melalui program strategis yayasan, yakni pondok pesantren berskala internasional dan dakwatul Islamiyah dalam bingkai Ahlul Halli wal Aqdi.
Pengukuhan Masa Bakti: Ujian Karya Ilmiah
Semangat santri kelas 10 yang dikukuhkan untuk memasuki masa bakti 3 tahun. Kelulusan tahap ini diraih setelah mereka berhasil mempertahankan makalah tugas akhir:
- Aisyah Ayunda: Menganalisis perubahan fungsi manajemen pada Muslimat YPD AKUIS.
- Munadiyyah Khoiriyah: Mengkaji hubungan pemahaman tafsir jilbab dengan motivasi berhijab.
- Shafirah Putri Mujahidah: Membedah batasan aurat wanita menurut perspektif 4 Madzhab.
Harapan Orang Tua: Tabungan Akhirat
Harapan besar juga disampaikan oleh perwakilan wali santri. Ust. Bambang Rianto dan Ust. Eko Saputra menitipkan pesan agar para santri menjadi generasi yang meringankan hisab orang tua di akhirat kelak.
“Misi pendidikan ini adalah meninggikan kalimat Allah. Tetaplah profesional sebagai hamba Allah di dunia, agar kelak kita dikumpulkan bersama para nabi, shiddiqin, dan shalihin,” ujar Ust. Eko Saputra menyitir QS. An-Nisa: 69.
Acara yang dipandu oleh MC Ahmad Ulya Qomaru Zaman ini ditutup dengan sesi dokumentasi bersama jajaran pengurus pusat, cabang, Muslimat YPD AKUIS, seluruh santri dan diakhiri dengan santap siang bersama sebagai simbol ukhuwah.
Jundan Ahmad Fauzan















